Seberapa Dekat Anda Dengan Slow Living?
Yuk, ikuti test 50 pertanyaan yang bisa memberi score seberapa dekat keseharian anda menuju slow living. Luangkan waktumu beberapa menit untuk mengisi pilihan sederhana ini.
Menuju test slow living

Slow living yang membumi
SLovi hadir sebagai pendamping slow living melalui artikel/tips, Slow Living Score, dan Pasar Jual Beli yang membantu orang bergerak ke hidup yang lebih tenang, damai, dan cukup.
Yuk, ikuti test 50 pertanyaan yang bisa memberi score seberapa dekat keseharian anda menuju slow living. Luangkan waktumu beberapa menit untuk mengisi pilihan sederhana ini.
Menuju test slow livingAda tips baru setiap harinya yang menambah wawasan kita menuju slow living secara perlahan. Pembahasannya dibuat ringan, dekat dengan keseharian, dan mudah dipakai sebagai langkah kecil menuju hidup yang lebih bahagia.
Baca tips SLoviTidak perlu menunggu kaya untuk menjalani slow living, yang dibutuhkan cukuplah usaha kecil sebagai penyanggah hidup cukup slow living. Untuk itu, kami juga menyediakan tempat alakadar untuk Anda berjualan apa saja untuk berkembang dan mendapatkan income penopang hidup cukup.
Buka Pasar Jual BeliPilihan bacaan ini dirangkai untuk menemani langkah awal hidup yang lebih pelan, sadar, dan cukup, dari tema keseharian sampai pengalaman yang terasa dekat dengan hidup nyata.
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
Rasa "kelewat umur" sering membatasi langkah kita untuk memulai sesuatu yang baru. Padahal penelitian ilmiah menunjukkan puncak kemampuan mental dan kestabilan emosi manusia justru datang di usia yang lebih matang.
Tanpa sadar, kita semakin jarang tertawa — tawa mulai hilang sejak sibuk bekerja dan berkeluarga. Padahal tertawa, bahkan yang palsu sekalipun, sama baiknya bagi tubuh dan jiwa.
Melihat postingan orang yang tampak damai setelah resign bisa memicu keinginan ikut-ikutan berhenti kerja. Bukrie mengajak kita melihat realita dengan jernih: kebebasan sejati lahir dari persiapan matang, bukan pelarian karena emosi sesaat.
Slow living di desa ternyata bukan soal menyendiri — justru di sanalah kita belajar bergaul, melayani, dan menemukan hidup yang lebih bermakna. Gani The Yong berbagi bagaimana energi yang dulu habis di kantor kini disalurkan ke komunitas.
Dari kebun rumah sampai jasa yang membantu hidup lebih cukup, section ini menampilkan produk yang sedang tayang. Masuk ke Pasar Jual Beli untuk melihat lebih banyak pilihan lewat pencarian.
Bagikan pemikiran dan pengalaman Anda seputaran slow living, sambil soft selling diri Anda sebagai apa saja. SLovi memberi ruang untuk menulis, membangun kepercayaan, dan tumbuh lewat karya yang terasa jujur.