Hobi Yang Bisa Jadi Penopang Slow Living
Dalam video ini, saya ngobrol dengan Pak Tuwuh, seorang pengusaha yang berhasil menggabungkan hobi bersepeda dengan bisnis slow living. Dari pengalaman kerja di Bintan Resort dan McDermot...
Dalam video ini, saya ngobrol dengan Pak Tuwuh, seorang pengusaha yang berhasil menggabungkan hobi bersepeda dengan bisnis slow living. Dari pengalaman kerja di Bintan Resort dan McDermott, beralih ke bisnis laundry yang autopilot, hingga membangun bisnis touring sepeda lintas negara — membawa tamu dari Singapura, Malaysia, bahkan ke Bromo, Bali, Jogja, dan Bandung.
Pak Tuwuh berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya, tantangan membangun usaha, dan tips mengubah hobi menjadi sumber penghasilan. Kita juga membahas paket-paket trip sepeda yang unik, kerja sama dengan Garuda Indonesia, dan rencana pengembangan penginapan di Bintan.
Topik dalam video: Kisah hidup & latar belakang Pak Tuwuh Awal mula bisnis touring sepeda Paket trip internasional & lokal Tips membangun bisnis slow living Kerja sama unik dengan Garuda Indonesia Tertarik ikut trip sepeda? 📧 Hubungi:pak Tuwuh Gunawan [+62 812-6883-3370]
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Hobi Yang Bisa Jadi Penopang Slow LivingLanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Pentingnya TIDUR SIANG di Tengah Kota yang Sibuk | Cerita Bukrie Episode 034
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Gak Kerja Kantoran, Pilih Jualan Tanaman — Malah Lebih Bahagia
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
