Meninggalkan Jakarta: Kisah Slow Living Pak Jaka & Bu Ina di Lereng Merbabu
Kisah inspiratif Pak Jaka dan Bu Ina, sepasang suami istri yang meninggalkan kehidupan mewah di Jakarta untuk memulai petualangan baru di lereng Merbabu. Dari karier gemilang di bank dan...
Kisah inspiratif Pak Jaka dan Bu Ina, sepasang suami istri yang meninggalkan kehidupan mewah di Jakarta untuk memulai petualangan baru di lereng Merbabu. Dari karier gemilang di bank dan perusahaan asuransi, mereka memilih slow living di desa, belajar bertani, dan menemukan ketenangan sejati. Video ini menggambarkan perjalanan mereka menuju hidup sederhana, jauh dari hiruk-pikuk kota, hingga berhasil mengatasi stres dan vertigo. Temukan bagaimana mereka menemukan kebahagiaan dalam ritme hidup yang lebih lambat dan bermakna. Tonton kisah penuh makna ini dan dapatkan inspirasi untuk hidup lebih dekat dengan alam!
Suasana dan penjelasan lengkap dari videonya tetap bisa kamu lanjutkan lewat tautan sumber di bagian bawah.
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Meninggalkan Jakarta: Kisah Slow Living Pak Jaka & Bu Ina di Lereng MerbabuLanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Pentingnya TIDUR SIANG di Tengah Kota yang Sibuk | Cerita Bukrie Episode 034
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Gak Kerja Kantoran, Pilih Jualan Tanaman — Malah Lebih Bahagia
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
