Open Mind Yang Mengantarkan Saya Slow Living dan Touring Sepeda
Belajar mendengarkan dan membuka pikiran adalah pintu masuk menuju slow living yang sejati.
Saya dulu pernah jadi orang yang paling defensif kalau diskusi. Kalau topiknya bukan soal cari uang, saya merasa itu hanya buang-buang waktu — dan saya cenderung merendahkan pembicaraan maupun orangnya. Sampai akhirnya saya sadar: menjadi bukan siapa-siapa dalam diskusi justru bikin kita jadi lawan bicara yang menyenangkan.
Video ini tentang belajar mendengarkan, menempatkan diri setara, dan bagaimana hal-hal sederhana seperti bersepeda atau berkebun bisa datang dari diskusi yang tadinya saya anggap remeh. Open mind bukan berarti setuju dengan semua orang, tapi memberi ruang untuk memahami perspektif lain sebelum memutuskan.
Tonton video selengkapnya untuk merenungkan bagaimana membuka pikiran bisa mengantarkan pada hidup yang lebih tenang dan bermakna. <https://www.youtube.com/watch?v=jlb8wL9NwrM>
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Open Mind Yang Mengantarkan Saya Slow Living dan Touring SepedaLanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Pentingnya TIDUR SIANG di Tengah Kota yang Sibuk | Cerita Bukrie Episode 034
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Gak Kerja Kantoran, Pilih Jualan Tanaman — Malah Lebih Bahagia
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
