Panen Singkong Hasilkan 60 JUTA-Berapa Harga Singkong Di Kotamu | Kang Awi Kangean Ep. 009
Siapa sangka tanaman yang sering kita anggap remeh ini bisa menghasilkan hingga 60 JUTA rupiah per hektar? Banyak orang berpikir bertani itu harus kerja keras banting tulang, padahal deng...
Siapa sangka tanaman yang sering kita anggap remeh ini bisa menghasilkan hingga 60 JUTA rupiah per hektar? Banyak orang berpikir bertani itu harus kerja keras banting tulang, padahal dengan manajemen yang tepat, kita tetap bisa menjaga ritme hidup yang tenang.
Simak bagaimana strategi menanam singkong yang minim perawatan tapi maksimal di hasil, sangat cocok untuk teman2 yang ingin memulai hidup slow living di desa. Kang Awi Kangean Episode 009 POIN EDUKASI EPISODE INI: Hitungan matematis keuntungan 15.000 batang singkong di lahan 1 hektar.
Cara perawatan minimalis (hanya 2 kali siangi) untuk hasil maksimal. Potensi penghasilan tambahan dari daun dan batang singkong.
Mengapa singkong adalah tanaman "paling ramah" untuk praktisi mindfulness dan slow living. DAFTAR ISI VIDEO: 00:00 Potensi 60 Juta dari Kebun Singkong 00:23 Bisnis Kecil di Desa yang Tetap Cuan 00:52 Mengapa Singkong Mudah Ditanam 01:34 Perhitungan Populasi per Hektar
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Panen Singkong Hasilkan 60 JUTA-Berapa Harga Singkong Di Kotamu | Kang Awi Kangean Ep. 009Lanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Pentingnya TIDUR SIANG di Tengah Kota yang Sibuk | Cerita Bukrie Episode 034
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Gak Kerja Kantoran, Pilih Jualan Tanaman — Malah Lebih Bahagia
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
