Perang dengan Tikus Yang menggangu Slow Living ku
Slow living tidak selalu tenang. Bulan lalu, hampir semua tanaman saya habis dimakan tikus.
Slow living tidak selalu tenang. Bulan lalu, hampir semua tanaman saya habis dimakan tikus.
Sayur, benih, cabai, timun, gambas, kacang panjang — semuanya dirusak. Bahkan pakan ayam dan lobster kecil di kolam pun tidak luput.
Dalam video ini, saya cerita dengan jujur: Dua jenis tikus yang mengganggu hidup saya Berbagai alat perangkap yang saya coba (dan gagal) Dilema batin: ingin hidup tenang tapi dipaksa memilih Kenapa akhirnya saya memilih cara yang paling cepat dan paling tidak menyiksa
Ini bukan konten pamer alat. Ini cerita tentang batas kesabaran, emosi, dan realita hidup sederhana.
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Perang dengan Tikus Yang menggangu Slow Living kuLanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Pentingnya TIDUR SIANG di Tengah Kota yang Sibuk | Cerita Bukrie Episode 034
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Gak Kerja Kantoran, Pilih Jualan Tanaman — Malah Lebih Bahagia
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
